Pengelola Hotel Bandung HST Ungkap Detik-detik Kebakaran, Kerugian Ditaksir Capai Rp500 Juta
WARTABANJAR.COM, BARABAI– Kepanikan menyelimuti Hotel Bandung di Jalan Bhima 2, Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, saat kobaran api pertama kali terlihat sekitar pukul 14.00 Wita, Jumat (24/7/2026).
Di tengah kepanikan para tamu yang berhamburan menyelamatkan diri, pengelola hotel berusaha memadamkan api menggunakan ember sebelum petugas datang ke lokasi.
Pengelola Hotel Bandung, Rakhmad Hidayat Murdiansyah atau Dayat, mengatakan saat kejadian dia sedang berada di hotel.
Tidak lama kemudian ia melihat kobaran api muncul dari arah gudang yang berada di sisi kiri bangunan hotel.
Menurutnya, api diduga berasal dari kabel listrik yang berada di dalam gudang tersebut.
Karena di dalam ruangan tersimpan banyak barang berbahan plastik, kobaran api dengan cepat merambat ke ruangan lainnya.
“Diduga api berasal dari kabel listrik di gudang sebelah kiri hotel lalu menyebar ke bagian atas. Di dalam gudang banyak barang berbahan plastik sehingga api cepat merambat ke ruangan lainnya,” ujarnya kepada wartabanjar.com di lokasi kejadian.
Melihat kobaran api semakin membesar, Dayat langsung keluar mengambil ember berisi air untuk mencoba memadamkan api sebelum petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi.
Sementara itu, istrinya yang masih berada di dalam kamar awalnya tidak mengetahui telah terjadi kebakaran.
Ia baru menyadari situasi darurat setelah mendengar bunyi lonceng peringatan dan melihat asap mulai memenuhi area di sekitar kamar yang mereka tempati.
BACA JUGA: Kebakaran Hotel Bandung Barabai Berhasil Dipadamkan Dalam Waktu 2 Jam
Saat kebakaran terjadi, hotel diketahui masih dihuni sejumlah tamu.
Beruntung, seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.
Dayat menyebutkan, tamu yang berada di Kamar 3, Kamar 7, Kamar 8, Kamar 9, dan Kamar 11 berhasil dievakuasi, begitu pula dia bersama istrinya yang berada di kamar sekretariat.
“Alhamdulillah semua penghuni berhasil keluar. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka,” katanya.