WARTABANJAR.COM, PEKANBARU – Sebuah insiden kecelakaan beruntun yang diwarnai dugaan pelecehan seksual mengejutkan warga Pekanbaru, Kamis malam (12/6/2025). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.50 WIB di Jalan Tuanku Tambusai, dekat simpang Jalan Subur, Kecamatan Marpoyan Damai, terekam kamera dan viral di media sosial. Dalam video yang diunggah akun Instagram @cakapviral.id, kecelakaan tersebut melibatkan sebuah taksi online Toyota Calya, sepeda motor Honda Scoopy, dan satu kendaraan lain yang langsung kabur dari lokasi. Yang membuat geger, kecelakaan ini diduga dipicu oleh tindakan asusila seorang penumpang pria di dalam mobil taksi. Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polresta Pekanbaru, Ipda Ikhwanul Fajri, kekacauan di dalam kendaraan bermula saat seorang penumpang pria diduga melakukan pelecehan seksual terhadap penumpang perempuan yang duduk di kursi depan. Korban diketahui bernama Ratu Rai Dakila (17), seorang pelajar, yang ternyata adalah teman dari sopir taksi online tersebut. BACA JUGA:GEGER! Predator Anak Kabur Tanpa Celana Usai Gagal Perkosa ABG 12 Tahun, Netizen: Hukum Maksimal! “Dari informasi awal, dugaan pelecehan itu memicu keributan di dalam mobil, sehingga mengganggu konsentrasi sopir dan menyebabkan mobil menabrak kendaraan di depannya,” jelas Ipda Fajri, Jumat (14/6/2025). Motor Hancur, Korban Luka di Kepala Dalam kecelakaan ini, pengendara motor Honda Scoopy bernama Hibatul Haqqi (27) mengalami luka ringan di bagian kepala dan langsung dilarikan ke RS Awal Bros Sudirman Pekanbaru. Motor milik korban mengalami kerusakan berat di bagian belakang, sementara bagian depan mobil Calya juga ringsek. Lebih mengejutkan lagi, pelaku dugaan pelecehan langsung melarikan diri dari mobil dalam kondisi tanpa baju. Momen dramatis ini terekam dalam video CCTV dan menjadi sorotan netizen. “Terekam jelas penumpang pria itu lompat keluar dari mobil dengan bertelanjang dada dan langsung kabur,” ungkap Ipda Fajri. Diduga Gunakan Pelat Nomor Palsu, Polisi Telusuri Unsur Pidana Tambahan Sopir mobil taksi online tersebut diketahui bernama Ivan Christoper (21), yang beroperasi melalui aplikasi Maxim. Namun penyelidikan semakin berkembang setelah polisi menemukan bahwa mobil Toyota Calya itu menggunakan pelat nomor palsu. “Kami menemukan mobil menggunakan nomor polisi palsu, dan saat ini tengah berkoordinasi dengan Satreskrim untuk mendalami kemungkinan tindak pidana lainnya,” tegas Ipda Fajri. Netizen: Kronologi Membingungkan, Tapi Pelaku Harus Dikejar! Berita ini memicu banjir komentar dari netizen, banyak yang bingung dengan kronologi dan bertanya-tanya mengenai jumlah penumpang dalam mobil. “Kok bisa taksi online bawa teman, terus penumpangnya banyak? Ini taksi online atau travel gelap?” tulis seorang warganet. “Kalau benar pelaku kabur telanjang dada, ini udah mirip GTA versi Indonesia,” komentar lainnya. Meski informasi awal sempat simpang siur, polisi menegaskan bahwa penyidikan terus berjalan dan pelaku sedang dalam pengejaran.(Wartabanjar.com/cakapviral.id/berbagai sumber) editor: nur muhammad