WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Sejak peristiwa Thufanul Aqsha 7 Oktober 2023 di Palestina, dilaporkan banyak sekali orang Jepang masuk Islam.
Mereka dilaporkan berbondong-bondong menjadi mualaf.
Hal ini kerap diunggah di sejumlah akun media sosial islamic center Jepang.
Artinya, rata-rata dalam dua hari, satu orang Jepang memutuskan untuk masuk Islam.
“Para dai dan komunitas Islam di sana bekerja keras untuk terus mensyiarkan Islam, memastikan bahwa cahaya Al-Qur’an semakin bersinar di Negeri Sakura,” kata Cinta Quran Foundation melalui siaran persnya, Jumat 21 Maret 2025.
Masyarakat Jepang diketahui menghadapi berbagai permasalahan sosial, seperti tingginya angka bunuh diri, karoshi (budaya kerja berlebihan yang menyebabkan kematian akibat kelelahan), serta fenomena lonely death (kematian dalam kesendirian) akibat semakin renggangnya hubungan antar anggota keluarga.
Di tengah problematika ini, Islam hadir sebagai solusi yang menjanjikan, menawarkan ketenangan jiwa dan jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan mendalam tentang kehidupan dan akhirat.
Konsep tauhid menarik perhatian masyarakat Jepang yang sebelumnya asing dengan kehidupan abadi pasca kematian.
BACA JUGA: 7 Fakta Misteri Mayat Tanpa Kepala di Loksado yang Gegerkan Warga HSS, No. 1 dan 4 Bikin Hati Miris
Dengan budaya membaca yang kuat, kebutuhan terhadap Alquran terjemahan, Jepang menjadi semakin penting sebagai sumber utama untuk memahami Islam secara langsung dari wahyu-Nya.












