WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Sekitar 10 hingga 15 peserta baru memperkuat kafilah Kabupaten Banjar, yang akan berlaga pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXVII tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Barito Kuala.
Perubahan komposisi kafilah tahun ini terjadi seiring adanya batas usia pada sejumlah cabang musabaqah yang dilombakan.
Sekretaris II LPTQ Kabupaten Banjar, Akhmad Nisfuani, mengatakan perubahan komposisi peserta tidak terlepas dari ketentuan batas usia pada sejumlah cabang musabaqah.
”Dari 61 peserta itu mungkin ada sekitar 10 sampai 15 orang yang baru,” ujarnya, Sabtu (13/6/2026).
Menurut Nisfuani, regenerasi paling banyak terjadi pada cabang tartil, tilawah anak, satu juz, syarhil dan fahmil Quran, yang memiliki batas usia peserta.
”Karena MTQ ini setiap tahunnya peserta dibatasi dengan batasan umur pada cabang-cabang tertentu, maka tentu peserta yang mengikuti MTQ tahun ini ada perubahan dibanding tahun sebelumnya,” jelasnya.
Baca Juga: Bidik Juara Umum Keempat Beruntun di MTQ Kalsel, Persiapan Kafilah Banjar Capai 90 Persen
Ia mengatakan, pergantian peserta merupakan hal yang tidak dapat dihindari karena banyak cabang lomba memiliki rentang usia yang terbatas.
”Mungkin dua sampai tiga tahun setelah mereka mengikuti MTQ, pasti ada lagi generasi baru yang menggantikan mereka,” ucapnya.







