VIRAL! ART Masih Anak-anak di Riau Disiksa Majikan, Dipukul Sapu dan Disuruh Tidur di Gudang
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, RIAU – Jagat media sosial kembali dihebohkan oleh sebuah video viral yang memperlihatkan tindakan kejam seorang perempuan terhadap asisten rumah tangga (ART) anak di bawah umur di Provinsi Riau. Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @ahmadsahroni88 dan langsung memicu kemarahan publik.
Dalam video yang menyebar luas itu, tampak seorang perempuan bertubuh gempal yang diduga majikan dengan tega memukuli ART perempuan menggunakan sapu, bahkan memukul bagian wajah korban tanpa ampun. Aksi tersebut terekam jelas oleh kamera ponsel.
BACA JUGA:VIRAL! Warga Berebut Mangga Impor yang Sudah Dikubur dan Disiram Zat Kimia: Netizen: “Jiwa Mulung Merajalela!”
Wajah Lebam, Tidur di Gudang, dan Sering Disiksa
Ketika si perekam mengajak sang ART berbincang, terlihat kelopak mata korban memerah, lebam, dan bengkak akibat penganiayaan. Gadis malang itu mengaku bahwa ia sering dipukuli, dan setiap malam dipaksa tidur di gudang tanpa alas yang layak.
"Saya sering disuruh tidur di gudang. Dipukuli juga sering," ujar korban dengan suara lirih.
Unggahan ini langsung memancing gelombang emosi dan simpati dari netizen. Ribuan komentar membanjiri video tersebut, sebagian besar berisi kemarahan dan doa untuk korban.
Reaksi Netizen: “Sudah Ditangkapkah Pelakunya?”
Berikut beberapa komentar netizen yang ikut terbawa emosi melihat kondisi korban:
"Bajingan... 😭😭😭"
"Sudah ditangkapkah?"
"Ya Allah, melas nemen... 😭"
"Semoga derajatmu segera diangkat, Nak... 😢"
"Selamat buat si kameramen, karena kamu anak ini terselamatkan 🙏"
"Karma dunia pasti datang. Penjara menantimu, Bu..."
Aksi rekaman yang viral ini juga menuai apresiasi publik terhadap si perekam, yang dianggap berjasa telah menyelamatkan sang anak dari kekejaman sang majikan.
Aparat Diminta Bertindak Tegas
Publik kini menuntut tindakan tegas dari aparat kepolisian dan pemerintah setempat, agar pelaku segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya. Tindakan kekerasan terhadap anak, apalagi yang dilakukan dalam posisi kuasa seperti majikan terhadap ART, menjadi tamparan keras bagi nurani kemanusiaan.(Wartabanjar.com/ahmadsahroni88/berbagai sumber)
editor: nur muhammad