TRAGEDI Truk TNI Bermuatan Amunisi Meledak di Tol Gempol, 1 Prajurit Gugur, Jalan Tol Lumpuh Total
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, SURABAYA – Malam mencekam terjadi di ruas Tol Gempol-Pandaan, Senin (5/5/2025), saat sebuah truk milik TNI yang diduga mengangkut amunisi meledak dan terbakar hebat di KM 774. Insiden ini mengakibatkan satu anggota TNI gugur dan seorang lainnya mengalami luka serius.
Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 22.40 WIB. Ledakan terdengar hingga radius beberapa kilometer dan sempat direkam warga serta pengguna jalan. Video dan foto kejadian pun langsung viral di media sosial, memperlihatkan kobaran api besar dan dentuman yang mengguncang malam.
BACA JUGA:VIRAL! Bocah Korban Bullying Kesepian Ketuk Pintu Tetangga Cari Teman, Videonya di TikTok Ditonton 67 Juta Kali
Petugas Jasa Marga, Wahyu, melalui akun resmi Suara Surabaya e100, segera mengimbau pengguna jalan yang mengarah ke Malang untuk keluar melalui Gate Tol Gempol 4, guna menghindari area berbahaya dan memberi ruang bagi proses penanganan.
“Petugas masih berjibaku di lokasi. Mohon kendaraan dari arah Malang keluar lebih awal,” ucapnya.
PT Jasamarga turut mengonfirmasi kejadian tersebut melalui akun X (Twitter) resmi mereka. “Truk terbakar di KM 776-KM 774 arah Surabaya. Arus padat. Hati-hati,” tulis Jasamarga.
Dugaan bahwa truk tersebut mengangkut amunisi diperkuat oleh keterangan Direktur Lalu Lintas Polda Jatim, Kombes Iwan Saktiadi. “Info awal menyebut truk membawa amunisi milik TNI. Saat ini PJR, Polres Pasuruan, dan Sidoarjo sedang atur alih arus lalu lintas,” ujarnya.
Pihak Jasamarga Transjawa Tol melalui VP Corporate Secretary, Ria Marlinda Paallo, juga menyampaikan bahwa truk yang terbakar adalah milik TNI. Namun, ia masih menunggu konfirmasi lebih lanjut soal muatan amunisi.
Sementara itu, berdasarkan informasi dari RS Pusdik Bhayangkara Porong, dua korban merupakan anggota TNI. “Satu mengalami patah kaki, satu lagi meninggal dunia,” kata seorang perawat IGD yang enggan disebut namanya.
BACA JUGA:TRAGEDI Bus ALS di Padang Panjang: Terguling Akibat Rem Blong, 12 Penumpang Tewas Termasuk 2 Anak-anak
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi, pemadaman, dan pengamanan area masih berlangsung, serta belum ada pernyataan resmi dari pihak TNI mengenai penyebab pasti kebakaran.
Insiden ini tidak hanya menelan korban jiwa, tetapi juga mengganggu kelancaran lalu lintas di jalur vital penghubung Surabaya-Malang, dan memicu kekhawatiran masyarakat soal keamanan pengangkutan bahan berbahaya di jalan umum.(Wartabanjar.com/detik/kompas/snn/berbagai sumber)
editor: nur muhammad