-Daging ayam, ikan: berwarna putih bersih, awet beberapa hari, tidak mudah busuk, kenyal, insang ikan berwarna merah tua bukan merah segar.
2. Makanan mengandung boraks.
Boraks adalah bahan kimia yang digunakan untuk mematri logam, pengawet kayu, bahan deterjen, hingga pembersih rumah tangga.
Ciri-ciri makanan mengandung boraks, yaitu: Mi basah, bakso, cilok, lontong, dan otak-otak: tekstur sangat kenyal, tidak lengket, dan tidak mudah terpotong.
Kerupuk rambak: terasa getir.
3. Makanan dengan pewarna buatan
Rodamin B adalah pewarna sintetis berbentuk serbuk merah keunguan yang biasa digunakan untuk industri tekstil dan kertas.
Sementara, metanil yellow merupakan pewarna kuning sintetis berbentuk padat atau serbuk yang digunakan untuk mewarnai tekstil atau cat.
Makanan mengandung rodamin B dan metanil yellow ditandai dengan warna yang sangat mencolok atau tidak wajar serta cenderung berpendar.
Selain itu, hati-hati bila menemui makanan dengan titik-titik warna yang tidak merata.
Konsumsi formalin, boraks, dan pewarna buatan dapat memicu masalah kesehatan, antara lain:
- Boraks apabila tertelan, dapat menyebabkan gangguan syaraf pusat, ginjal, dan hati.
Bahkan, bisa berakibat fatal bila kandungan boraks dalam tubuh mencapai 15-20 gram untuk orang dewasa dan 3-6 gram untuk anak-anak.
Gejala yang ditimbulkan meliputi badan terasa tidak nyaman, mual, nyeri hebat pada perut bagian atas, pendarahan gastroenteritis disertai muntah darah, diare, lemah, mengantuk, demam, dan sakit kepala.
- Formalin
Makanan berformalin bisa mengakibatkan luka korosif pada selaput lendir di saluran pencernaan, mengiritasi saluran pernapasan, alergi, merusak fungsi hati, jantung, otak, ginjal, dan syaraf.
Formalin juga dapat meningkatkan risiko terkena kanker bila tak sengaja dikonsumsi dalam jangka panjang.
-Rodamin B
Rodamin B dapat menumpuk di lemak diserap oleh saluran pencernaan.
Paparan Rodamin B dalam jangka panjang dapat mengakibatkan gangguan fungsi hati serta kanker hati.
- Metanil yellow
Pewarna buatan ini dapat menyebabkan mual, muntah, sakit perut, diare, panas, rasa tidak enak hingga tekanan darah rendah.