Aktivitas Jalan Kaki Saat Berpuasa Banyak Manfaat, Simak Waktu yang Paling Tepat
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Banyak kegiatan untuk mengisi waktu puasa Ramadhan, sekaligus menjaga kebugaran sepanjang hari. Salah satunya dengan jalan kaki, yang bisa jadi menjadi pengganti aktivitas olahraga yang selama ini rutin dilakukan.
Aktivitas berjalan kaki di bulan Ramadan menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan.
Aktivitas fisik yang tergolong ringan ini, jika dilakukan dengan tepat, dapat membantu menjaga berat badan ideal, meningkatkan peredaran darah, serta mencegah dehidrasi.
Baca juga:Sejarah Pasar Wadai Ramadhan di Banjarmasin, Sudah Ada Sejak Puluhan Tahun Lalu
Namun, untuk mendapatkan manfaat optimal, penting memahami teknik dan waktu yang tepat agar jalan kaki saat puasa Ramadhan tetap aman dan efektif.
Menurut Dr. Vito Anggarino Damay, Sp.JP(K)., M.Kes., FIHA., FICA, FAsCC,jalan cepat selama 30 menit sebelum berbuka puasa sangat efektif dalam membakar lemak. Saat berpuasa, tubuh cenderung menggunakan lemak sebagai energi, dan jalan cepat membantu memaksimalkan proses pembakaran tersebut.
"Intensitasnya yang lebih rendah dibandingkan jogging membuat tubuh tetap berada dalam zona aerobik, sehingga proporsi lemak yang terbakar lebih besar," kata Vito.
Selain membakar lemak, jalan cepat juga memiliki banyak manfaat lainnya, seperti:
• Aktifkan Doping Jantung : Jalan cepat meningkatkan sirkulasi darah dan mengaktifkan miokin, yaitu senyawa yang bermanfaat bagi jantung dan metabolisme tubuh.
• Bakar Lemak Lebih Efektif: Saat puasa, tubuh lebih banyak menggunakan lemak sebagai energi, sehingga membantu kontrol berat badan. Dengan menambah sesi jalan cepat, pembakaran lemak semakin maksimal.
• Tingkatkan Stamina dan Metabolisme : Olahraga ringan sebelum berbuka meningkatkan energi tanpa membuat tubuh lemas, sehingga tidak mudah merasa lemah saat puasa.
• Stabilkan 'Mesin Tubuh' : Aktivitas fisik teratur dapat menurunkan risiko kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, serta membantu mengontrol kadar gula darah.
• Tidur Lebih Nyenyak : Jalan cepat membantu mengatur hormon stres, sehingga tidur di malam hari lebih berkualitas.
Jalan kaki juga dapat meningkatkan stamina dan energi, membantu menjaga kelancaran ibadah puasa, serta mendukung aktivitas sehari-hari tanpa mudah merasa lemas.
Baca juga:Simak, Inilah Aplikasi Online yang Bisa Dimanfaatkan Saat Ramadhan
Waktu Tepat Jalan Kaki
Agar mendapatkan manfaat maksimal dari jalan kaki saat puasa, penting untuk memilih waktu yang tepat:
• Sebelum berbuka puasa: Waktu ini paling ideal karena tubuh lebih efektif membakar lemak.
• Setelah sahur: Dapat menjadi pilihan bagi yang ingin memulai hari dengan aktivitas ringan tanpa merasa terlalu lelah.
• Setelah tarawih: Alternatif bagi yang ingin berolahraga setelah berbuka tanpa mengganggu ibadah.
Hindari jalan kaki di siang hari, terutama saat cuaca panas, untuk mengurangi risiko dehidrasi dan kelelahan. (berbagai sumber)
Editor: purwoko