WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Sejarah pasar wadai Ramadhan di Kota Banjarmasin. Pasar Wadai Ramadhan merupakan sebuah tradisi di Kalimantan Selatan yang ada hanya tiap bulan puasa. Pasar tersebut digelar selama sebulan puasa dari hari pertama hingga akhir Ramadhan. Kuliner yang dijual di pasar wadai ini beragam, tujuannya adalah untuk menyediakan makanan berbuka puasa bagi umat Islam. Pasar ini biasanya dibuka mulai sore hingga malam. Lantas, sejak kapan tradisi pasar wadai Ramadhan ada di Kota Banjarmasin? Mengutip berbagai sumber, pasar wadai ini sudah ada sejak lama, mungkin sudah puluhan tahun lalu di Kota Seribu Sungai. Menurut seorang pedagang di pasar ini, H. Ahim mengatakan dulu pada tahun 1985, orangtuanya pernah berdagang di pasar wadai saat bulan puasa. Kala itu, ujarnya, Kota Banjarmasin dipimpin oleh Walikota H. Kamarudin. "Dulu sejak orang tua saya, sudah jualan sejak tahun 1985 atau 1986 di pasar wadai, sekarang saya yang melanjutkan," kata H. Ahim. Mengutip sebuah tayang YouTube Asik Belajar, Senin (3/3/2025), pasar wadai ini sudah ada di Kota Banjarmasin sejak puluhan tahun lalu. Awalnya, para pedagang pasar ini berjualan secara perorangan di saat bulan puasa, menjual aneka kuliner khas Banjar untuk berbuka puasa, khususnya kue atau dalam Bahasa Banjar disebut wadai.. Kemudian, diduga karena banyak peminatnya, kumpulan para pedagang ini lalu menjadi pasar yang bisa berjualan di dekat Masjid Raya Sabilal Muhtadin. Dulu namanya bukan pasar wadai Ramadhan melainkan Ramadhan Cake Fair yang jika diterjemahkan ke Bahasa Banjar adalah “pasar wadai Ramadhan.” Bahkan ada fotonya juga, bukti bahwa pasar wadai Ramadhan sudah ada sejak puluhan tahun lalu di Banjarmasin, yaitu pada 21 Mei hingga 20 Juni 1985 pasar ini digelar di sekitar masjid tersebut saat bulan puasa. Tampak di foto itu, stand-stand pedagang makanan berjejer serta banyak pengunjungnya, dengan spanduk besar bertulisan “Ramadhan Cake Fair Tanggal 21 Mei s/d 20 Juni 1985 Banjarmasin.” BACA JUGA: Pasar Ramadhan Balangan Kian Meriah, Menu Pedagang Bervariatif Mulai Dikelola Pemda Seiring dengan berjalannya waktu, para pedagang pasar wadai ini kemudian dikelola oleh pemerintah daerah, dalam hal ini adalah Kota Banjarmasin. Dalam sebuah artikel tahun 2018, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Banjarmasin kala itu, Muhammad Ikhsan Alhak mengatakan pengelolaan dan fasilitas Pasar Wadai Ramadhan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin secara resmi setidaknya sejak awal tahun 90an. Pada awalnya, katanya, Pasar Wadai Ramadhan Banjarmasin merupakan gabungan pedagang yang tersebar di banyak lokasi di Kota Banjarmasin. Setelah dikumpulkan menjadi satu, dibentuklah Pasar Wadai Ramadhan yang digelar rutin setiap tahun di Banjarmasin. "Dulu tidak ada tempat khusus, pedagangnya tersebar di kampung-kampung. Lalu disatukan dan difasilitasi oleh Pemerintah Kota Banjarmasin, dikelola bersama perkumpulan pedagang hingga berkembang sampai sekarang ini," kata Ikhsan lagi. Hingga kini, pasar tersebut terus berkembang, bahkan tak hanya ada di Kota Banjarmasin, namun tradisi pasar wadai Ramadhan ini juga dikembangkan di wilayah-wilayah lainnya di Kalsel dan menjadi agenda wisata tahunan pemerintah setempat juga. (yayu/berbagai sumber) Editor: Yayu