Duh! Pemerintah Tolak Investasi Produsen Ponsel dan Komputer Apple? Ini Alasannya:

Menurutnya,  Apple menginvestasikan sekitar Rp255 triliun untuk membangun pabrik di Vietnam meski penjualan produknya di negara tersebut hanya mencapai 1,5 juta unit. Sementara di Indonesia, meskipun penjualan produk Apple tercatat mencapai 2,5 juta unit, investasi yang masuk baru mencapai Rp1,4 triliun.

“Jadi kriteria keadilan itu tadi, berapa besar Apple melakukan investasi pabrik di negara-negara lain,” kata Agus.

Agus juga menyoroti besaran investasi produsen handphone, komputer genggam, dan tablet (HKT) lain ke Indonesia yang jauh lebih besar dibandingkan dengan tawaran Apple.

“Contoh ya, tolong jangan diartikan saya pro dari negara yang disebutkan, tidak sama sekali. Samsung di investasinya Rp8 triliun, Xiaomi Rp5 triliun,” jelasnya.

Baca juga: PPDB Jalur Zonasi Bakal Dilanjutkan? Bagaimana ini Mas Wapres?

Kriteria keadilan lainnya yakni berkaitan dengan penciptaan nilai tambah dan pemasukan dari importasi. Keempat, seberapa besar Apple dan produsen HKT lainnya menyerap tenaga kerja di Indonesia.

Polemik mengenai investasi Apple ini semakin hangat, terutama terkait dengan penjualan iPhone 16 Series di Indonesia. Karena belum memenuhi aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), produk tersebut belum diperbolehkan dijual di Tanah Air.

Kementerian Perindustrian berharap agar Apple dapat berinvestasi lebih besar dan memenuhi azas keadilan, serta mengikuti aturan TKDN, agar perusahaan tersebut bisa melanjutkan penjualannya di Indonesia.