Destario mengatakan, pada dasarnya anggrek dapat tumbuh di berbagai benua. Namun, ada beberapa bagian di dunia yang tidak bisa ditumbuhi oleh anggrek, yaitu kawasan kutub utara dan kutub selatan.
Baca juga: BNPT Minta Masyarakat Waspadai Pengaruh Paham Radikalisme ke Anak-Anak
Merujuk pada berbagai sumber, Destario memetakan jumlah keragaman spesies tertinggi dari berbagai negara. Ternyata, ujar dia, Indonesia menempati posisi urutan pertama dengan jumlah keragaman spesies anggrek terbanyak di dunia dengan kurang lebih 4.100 sampai 4.200 spesies.
Apabila diurutkan 5 negara dengan jumlah terbanyak, Destario mengatakan bahwa pola keragaman anggrek dunia terpusat menjadi dua hotspot utama. Yaitu kawasan tropis Asia Tenggara dan kawasan tropis Amerika Selatan.
“Jenis anggrek dari Indonesia sendiri memiliki berbagai keragaman bentuk, ukuran maupun corak warna. Sangat beragam sekali bentuk morfologinya, yang mencerminkan dari keragaman evolusinya,” katanya. (Sidik PurwokO)
Editorial: Sidik Purwoko












