Said Didu Tegaskan Tak Ada Penebangan Hutan di Lokasi Food Estate Merauke Papua
WARTABANJAR.COM - Pengamat kebijakan pemerintah, Muhammad Said Didu memantau lansung kondisi food estate di Wanam, Merauke, Papua, Sabtu (27/6/2026).
Aksi Said Didu memantau lokasi food estate ini buntut ramainya film Pesta Babi yang diduga menyindir kebijakan food estate.
"Saya tergerak hatinya untuk melihat food estate di Wanam Merauke setelah menonton film Pesta Babi," ucapnya dalam video yang diterima wartabanjar.com.
Berdasarkan pemantauan, ia menegaskan jika lokasi yang dijadikan food estate memang cocok untuk area pangan, yakni pencetakan sawah baru.
Terlebih luasan lahan di Papua yang mencapai 4 juta hektare, bisa menyumbang luasan area lumbung pangan di Indonesia.
Baca Juga Api Berkobar di Pemurus Baru Banjarmasin, Dua Rumah Ludes Terbakar
Baca Juga Empat Pejabat PDAM Barito Kuala Ditahan, Kejari Ungkap Dugaan Korupsi Capai Rp15,2 Miliar
"Yang pertama sesuai keahlian saya ini memang wilayah yang cocok untuk lumbung pangan. Bayangkan di Papua ini ada 4 juta hektare lahan datar yang bisa dijadikan sebagai sawah," bebernya.
"Sebagai gambaran luas lahan padi di Indonesia baru 12 juta hektare, kalau bertambah perkirakan 2 juta hektare, maka luas tanam padi akan bertambah
20 persen," jelasnya.
Mantan pegawai pemerintahan ini menjelaskan lokasi pencetakan sawah baru memang sudah pas untuk tanam padi.
Fakta di lapangan, lokasi tersebut sudah dijadikan area tanam padi oleh warga sekitar.
Ia menegaskan tidak ada penebangan hutan seperti yang ramai diperbincangkan di media sosial.
"Merauke memang cocok untuk tanam padi karena faktanya orang di sana sudah menanam padi sejak dulu, zaman Belanda sudah di sana.
Karena tanah datar, air banyak bukan tanah Gambut. Mengenai lokasi hutan, hutan yang dijadikan lahan sawah adalah area perawan.
Ketinggian pohon hanya mencapai betis atau lutut orang dewasa, bukan terjadi penebangan hutan seperti yang ramai diperbincangkan," bebernya.
Said Didu membantah isu Haji Isam mendapat 1 juta hektare dari proyek pencetakan 1 juta lahan sawah.