“Kami mewujudkan hal tersebut salah satunya melalui aktivitas penanaman mangrove yang secara konsisten kami lakukan,” katanya.
Ini juga, lanjutnya, merupakan bagian dari upaya Yamaha dalam mencapai Net Zero Carbon atau secara riil CO2 yang dihasilkan industri Yamaha bisa turun mencapai 92% sampai dengan tahun 2035.
Pihaknya berharap kontribusi Yamaha Motor Indonesia ini turut membantu pengurangan emisi karbon di Indonesia.
Aktivitas CSR lingkungan hidup di Indonesia akan dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya dilakukan oleh Yamaha Motor Group di Indonesia, dan juga Yamaha Motor Company., Ltd. (YMC) Jepang sebagai induk perusahaan Yamaha secara Global.
YMC telah merilis proyek penanaman mangrove di Indonesia melalui service agreement dengan YL Forest Co., Ltd. (“YLF”), sebuah perusahaan yang berkantor pusat di Kota Fukuoka yang menerapkan metode penanaman mangrove di Indonesia.
Ke depannya, pendanaan yang diberikan kepada YLF oleh YMC akan digunakan untuk meluncurkan proyek penanaman mangrove baru di provinsi Sulawesi Selatan.
Perjanjian tersebut memercayakan YLF untuk penanaman mangrove berbasis silvo-fishery selama periode tiga tahun.
Tujuannya untuk berkontribusi pada keanekaragaman hayati, netralitas karbon, dan mencegah polusi laut.
Melalui proyek yang dikerjakan YLF ini, YMC akan menanam mangrove seluas 215 hektar (sekitar 370.000 pohon) serta menjaga pengelolaan proyek ini.*
Dengan demikian, aktivitas CSR penanaman pohon mangrove ini diharapkan dapat berkontribusi membantu pengurangan emisi karbon di Indonesia, dengan total sebanyak 520.000 pohon mangrove akan ditanam oleh Yamaha Motor Group di Indonesia.**
*Informasi terkait program CSR penanaman mangrove oleh YMC di Sulawesi Selatan dapat diakses pada website Yamaha Motor Company: https://global.yamaha-motor.com/news/2024/0716/ylf.html.
**Jumlah total pohon mangrove yang ditanam dapat berubah sewaktu-waktu tergantung sejumlah faktor yang memengaruhi. (rls)
Editor: Yayu







