Netizen Desak Pengadilan Internasional Percepat Penerbitan Surat Perintah Penangkapan Netanyahu Imbas Penyerangan di Rafah

WARTABANJAR.COM, GAZA- Pembantaian pasukan Israel terhadap warga sipil Palestina yang mengungsi di Rafah, Gaza, Minggu (26/5/2024) malam waktu setempat hingga menyebabkan banyak korban tewas lagi membuat para netizen mendesak Pengadilan Internasional untuk makin segera mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

Hingga Senin (27/5/2024) sore ini, korban tewas terus bertambah.

Menurut laporan yang beredar di media sosial, banyak pengungsi yang berlindung di tenda-tenda UNRWA di Rafah tewas terpanggang dalam kebakaran besar itu, bahkan ada seorang bayi yang kepalanya terpenggal.

Sejumlah netizen kemudian mengungkapkan kemarahan mereka di media sosial Pengadilan Pidana Internasional atau International Criminal Court (ICC).

Mereka mendesak agar ICC makin menyegerakan penerbitan surat perintah penangkapan Netanyahu.

arrest netanyahu, biden and all who complicit in palestine genocide immediately !!!” seru ige***.

More arrest warrants for Israel!,” ujar mit***.

Publishe the arrest warrants quickly, more more more kids, woman, elders killed todayy,” sebut adr***.

Tak hanya itu, banyak warganet lainnya juga tetap setia menyuarakan kemerdekaan Palestina di kolom komentar media sosial ICC.