Walaupun demikian, ia mengatakan bahwa baik Luhut maupun Jokowi juga mengetahui bahwa mereka tidak berwenang dalam membentuk kabinet pemerintahan selanjutnya.
Baca juga: Polisi Tetapkan Empat Tersangka Kasus Pengusiran Peribadatan di tangsel
“Ya mereka enggak punya kewenangan untuk memengaruhi atau untuk membentuk kabinet yang akan dibentuk oleh Prabowo, tetapi paling minimal adalah memengaruhi proses membentuknya,” jelasnya.
Oleh sebab itu, ia mengharapkan Prabowo sebagai Presiden RI terpilih dapat menunjukkan kuasanya bahwa dalam proses pembentukan kabinet yang akan dia pimpin tidak terdapat intervensi apa pun.
“Namun, sekali lagi tetap Prabowo yang idealnya bisa menunjukkan power-nya (kuasanya) bahwa dirinya memang presiden terpilih yang powerful. Maksudnya tidak bisa diintervensi oleh presiden-presiden sebelumnya misalnya atau orang yang mungkin berjasa buat dirinya tersebut,” katanya.
Baca juga: Marak Terjadi Kekerasan Perempuan dan Anak di Tanah Air, Pemkab Tanah Bumbu Gelar Kegiatan Berikut
Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo setuju dengan pernyataan Luhut yang menyatakan jangan membawa orang toxic atau bermasalah masuk pemerintahan.
“Sudah bener dong. Bener, bener,” kata Presiden Jokowi secara singkat usai menghadiri peresmian Indonesia Digital Testing House (IDTH) di Balai Besar Pengujian Perangkat Telekomunikasi (BBPPT) Tapos, Depok, Jawa Barat, Selasa.
Saat ditanya respon Presiden Jokowi memandang arah pernyataan Luhut, dirinya meminta wartawan menanyakan kepada Luhut.







