WARTABANJAR.COM, PURWAKARTA - Anggota DPR Atalia Praratya geram. Ia menilai Bupati Purwakarta, Jabar, Saepul Bahri Binzein telah merendahkan kaum perempuan.

Gegaranya, sang Bupati menciptakan dan menyebarkan lagu berbahasa Sunda yang liriknya sarat kontroversi terkait perempuan.

Lagu berjudul Lalaki Langit Lalanang Bejad ini viral di medsos dan mendapat banyak kecaman dari netizen.

Bahkan Lembaga Jabar Bantuan Hukum (JBH) melayangkan somasi terbuka.

Menanggapi banyaknya kecaman itu, Saepul Bahri meminta maaf.

Ia menjelaskan video dan lirik lagu itu diciptakan pada 2020 sebelum ia menjabat bupati.

"Berawal dari renungan atas perilaku saya sendiri yang menurut saya saat itu, saya nakal dan bersyukur tuhan menciptakan saya jadi lelaki, mungkin jika saya diciptakan jadi perempuan terjadi apa yang saya pikirkan karena saya belum bisa jaga diri," ujarnya.

Baca Juga: Lirik Lagu dan Chord Gitar Lu Kenal Veronika Ko, Viral di TikTok

Baca Juga: Lionel Messi, sang Superhero di Promo Film Terbaru Spider-Man Jelang Argentina vs Cape Verde

Berikut lirik lagu kontroversial itu dalam Bahasa Sunda dan terjemahannya di Bahasa Indonesia:

Nuhun Gusti
Tos nyiptakeun kuring jadi lalaki
cacak mun jadi awewe
es em pe kelas tilu tos karuron tujuh kali

Nuhun Gusti
Tos nyiptakeun kuring jadi lalaki
teu kudu meuli kutang
nu busana leuwih gede batan susu

Nuhun Gusti
Tos nyiptakeun kuring jadi lalaki
teu kudu ngaprak-ngaprak apotek
alaten telat bulan

Nuhun Gusti
Tos nyiptakeun kuring jadi lalaki teu kudu ngalukis halis jeung bulu mata
sakalina ngiceup hese beunta

Lalaki langit
Lalanang bejad

Terjemahan:

Terima kasih Tuhan
Sudah menciptakan aku jadi laki-laki
Andai saja jadi perempuan
SMP kelas tiga sudah keguguran tujuh kali

Terima kasih Tuhan
Sudah menciptakan aku jadi laki-laki
Tidak usah membeli bra
yang busanya lebih besar daripada payudara

Terima kasih Tuhan
Sudah menciptakan aku jadi laki-laki
Tidak usah keluyuran mencari apotek
karena telat bulan (datang bulan)

Terima kasih Tuhan
Sudah menciptakan aku jadi laki-laki
Tidak usah melukis alis dan bulu mata
yang sekali berkedip susah melek

Lelaki langit
Lelaki bejat

Atalia Praratya Geram