Bohong Kalau Kalimantan Bebas Gempa Bumi, Sepekan ini Digoyang 11 Kali

Nampaknya masyarakat telah salah mempersepsikan pernyataan Presiden Joko Widodo alias Jokowi pada 2019 lalu. Presiden Jokowi kala itu mengumumkan ibu kota negara akan pindah ke Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

Presiden kala itu menyebut, lokasi ibu kota baru yang paling ideal adalah di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Beberapa alasan dipilihnya dua lokasi ini menurut Presiden karena minimnya resiko bencana alam, bukan bebas dari bencana alam.

Baca juga: Tips Mudik Lebaran Aman saat Hadapi Cuaca Ekstrem

“Pertama, risiko bencana alam minimal, baik bencana banjir, gempa bumi, tsunami, kebakaran hutan, maupun tanah longsor.” kata Presiden kala itu.

Alasan lainnya adalah lokasi tersebut dinilai strategis. Jika ditarik koordinat, lokasinya berada di tengah-tengah wilayah Indonesia. Lokasi itu juga berada dekat perkotaan yang sudah terlebih dahulu berkembang, yakni Kota Balikpapan dan Kota Samarinda. Serta alasan terakhir adalah sudah ada infrastrukturnya.

“Keempat, telah memiliki infrastruktur yang relatif lengkap,” ujar Jokowi. (Sidik Purwoko)

Editor: Sidik Purwoko