Terpisah Kepala Seksi Pengendalian Barang Pokok dan Penting Eka Yusnitawati juga menjelaskan seperti biasa pasar murah yang diadakan Pemkab Banjar ini selalu diserbu warga yang sedang menghadapi lonjakan harga barang pokok terutama pada komoditi gula yang harganya sekarang kian melambung tinggi.
“Beragam komoditi yang dijual berupa minyak dengan harga Rp28.000,-/2liter, Gula Rp15.000,-/kg, Tepung Rp10.000,-/kg dan Teh kotak Rp5.000,-/kotak. Dengan selisih harga yang lumayan dibandingkan dengan harga di pasar atau di toko eceran dalam waktu singkat habis,” terang Eka.
Hamidah (56) salah satu pembeli mengatakan ulun (Red-saya) tadi habis umpat (Red-ikut) lomba jukung (Red-perahu) langsung naik keatas mendengar kabar ada pasar murah.
“Untung sawat menukar (Red-sempat membeli) minyak lawan gula. Alhamdulillah harganya jauh lebih murah dari di pasar atau di warung. Kami sangat senang bisa menukar minyak lawan gula harga murah, amun kawa rancaki aja ada pasar murah kaya ini,” tutur Acil Hamidah. (Ipbanjar.)
Editor Restu







