Hamidah (56) salah satu pembeli mengatakan ulun (Red-saya) tadi habis umpat (Red-ikut) lomba jukung (Red-perahu) langsung naik keatas mendengar kabar ada pasar murah.
“Untung sawat menukar (Red-sempat membeli) minyak lawan gula. Alhamdulillah harganya jauh lebih murah dari di pasar atau di warung. Kami sangat senang bisa menukar minyak lawan gula harga murah, amun kawa rancaki aja ada pasar murah kaya ini,” tutur Acil Hamidah. (Ipbanjar.)
Editor Restu







