WARTABANJAR.COM – Viral video tiktok akun faisal_naufal berdurasi 1 menit 44 detik yang memperlihatkan kantong beras warna kuning bertuliskan SPHP dimasak dan dibikin seperti bola kecil lalu diberi keterangan Ini contoh beras sintetis dari plastik pembagian dari pemerintah.
Terdapat tulisan bulog dan badan pangan nasional. Diketahui itu tidak benar alias hoaks.
Faktanya, Pimpinan Bulog Wilayah Sumsel Babel Mohamad Alexander mengatakan video yang disebar oleh akun tiktok tersebut hoax karena pemilik akun dan yang terlibat dalam video itu sudah diamankan polisi dan juga sudah membuat permintaan maaf.
Baca Juga
Satu Orang Terkena Luka Bakar di Kebakaran Jalan Pembangunan
“Tidak benar itu pelakunya (penyebar video beras plastik) sudah ditangkap dan mengaku, semoga diproses secara hukum sesuai hukum yang berlaku di Indonesia, termasuk pencemaran kepada negara, makanya sebelum melakukan sesuatu
dipertimbangkan dengan matang apalagi sekarang sudah ada UU ITE, yang berbau hoax dan fitnah tanpa dasar dan fakta bisa diproses hukum,” kata Alex.
Disinggung mengapa nasi dari beras SPHP bulat sempurna tidak hancur juga kenyal seperti bola karet dan memantul saat dibanting ke lantai sehingga seolah-oleh ada unsur plastik atau karet, Alex mengatakan tidak bisa diasumsikan seperti itu.
Hal itu tidak bisa diasumsikan dengan cara-cara konvensional seperti itu dan harus dibuktikan secara ilmiah dan klinis dicek di laboratorium.







