Spesialis Pembobol Sekolah Diringkus, Ketahuan karena Sering Tawarkan Laptop
WARTABANJAR.COM, TAMIYANG LAYANG - Seorang pria spesialis pembobol sekolah berhasil diamankan Kepolisian Sektor (Polsek) Dusun Timur(Dustim), Polres Bartim, Polda Kalteng.
Pelaku merupakan pembobol Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Tamiang Layang.
Kasus ini terungkap setelah adanya laporan dari pihak sekolah yang mengalami kerugian akibat tindak pidana pencurian dengan pemberatan, Minggu (2/7/2023)
Terduga pelaku yang berhasil diamankan adalah RS seorang pria yang sering menawarkan laptop atau Chromebook merek Asus.
Baca juga:
Viral, Rumah Dewi Perssik Diserbu Warga Buntut Kasus Sapi Kurban Ditolak RT
Tim Unit Reskrim Polsek Dusun Timur bekerja sama dengan tim opsnal Satuan Reserse Kriminal Polres Bartim melakukan penangkapan terhadap Riki Santoso pada Sabtu, 1 Juli 2023, sekitar pukul 21.00 WIB.
Penangkapan terhadap RS (35), Warga Kelurahan Tamiang Layang didasarkan pada informasi yang diperoleh dari masyarakat bahwa dia sering menawarkan laptop dengan merek yang mirip dengan Chromebook yang hilang di SDN 4 Tamiang Layang.
Setelah dilakukan pengecekan dan penyelidikan lebih lanjut, ternyata Chromebook yang dimiliki oleh Riki Santoso serupa dengan barang bukti yang hilang dari sekolah.
RS mengakui bahwa dia telah mengambil Chromebook dari SDN 4 Tamiang Layang. Setelah ditangkap, pelaku langsung dibawa ke Polsek Dusun Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan proses penyidikan.
Baca juga:
Hari Ini, Kejagung Periksa Menpora Terkait Aliran Dana Korupsi BTS 4G Kominfo
Dalam kasus ini, sekolah SDN 4 Tamiang Layang mengalami kerugian sekitar Rp36.400.000,- (tiga puluh enam juta empat ratus ribu rupiah).
Namun, berkat kerja keras dan kerjasama antara Polsek Dusun Timur dan Polres Bartim, pelaku berhasil diungkap dan barang bukti berhasil diamankan.
Kapolsek Dusun Timur, IPTU Kuslan, S.H., M.M., menyatakan apresiasinya terhadap tim yang telah berhasil mengungkap kasus ini.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang memberikan informasi penting dan kepada seluruh anggota yang telah bekerja keras dalam menyelesaikan kasus ini," ujarnya. (edj/hms)
Editor: Erna Djedi