"Maksudnya, karena enggak enak otomatis harus ke kantin?" tanya Uya Kuya kepada Tio Pakusadewo.

"Iya, kantin milik mereka. Semua dikelola sama merekalah," jawab Tio.

Sejauh ini, Menkumham Yasonna Laoly membantah isu tersebut. Dia menyebutnya sebagai kebohongan besar.

Yasonna mengatakan putranya hanya bekerja sama dengan sejumlah lapas untuk memberikan pelatihan.

"Ah, bohong besar itu. Enggak ada. Jadi Jeera itu yayasan yang membina napi, barista, (perajin) kulit, mereka memang ada kerja sama dengan koperasi di tempat dia itu," kata Yasonna di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/5). (berbagai sumber)

Editor: Erna Djedi