BACA JUGA: Mulai Hari ini 7 September Matahari Tepat Berada di Atas Kepala atau Hari Tanpa Bayangan, ini Kata LAPAN RI

Ivony bilang, memilih payung untuk digunakan selama berlangsungnya hari tanpa bayangan juga tidak boleh sembarangan. Ada baiknya memakai payung yang memiliki dua lapisan, seperti yang sedang tren baru-baru ini.

Alami2 Kali

Indonesia diperkirakan akan mengalami hari tanpa bayangan yang disebut juga kulminasi utama pada tahun 2023.

Hal tersebut disampaikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam keterangan resminya seperti dikutip pada Sabtu (11/2/2023).

Pada tahun sebelumnya, Indonesia sudah mengalami hari tanpa bayangan sepanjang 7 September - 21 Oktober 2022.

Masyarakat dapat mengamati fenomena ini di berbagai wilayah di Indonesia dengan waktu yang berbeda-beda menurut letak geografis.

Lantas, apa yang akan terjadi ketika Indonesia mengalami hari tanpa bayangan dan bagaimana prosesnya?

Pengertian hari tanpa bayangan

BMKG menjelaskan, kulminasi utama yang disebut juga transit atau istiwa' adalah fenomena saat Matahari berada tepat di posisi paling tinggi.

Terjadinya deklanasi menunjukkan bahwa posisi Matahari sama dengan lintang pengamat.

Ketika hal tersebut terjadi, artinya posisi Matahari berada tepat di atas kepala pengamat atau titik zenit.

Bayangan benda tegak bakal terlihat menghilang sekitar 30 detik, baik sebelum maupun sesudah waktu puncak di setiap wilayah.