Menurut data BMKG guncangan gempa bumi dirasakan di Kota Jayapura pada skala intensitas V MMI (Modified Mercally Intensity).

Menurut data Badan Geologi, sebaran permukiman penduduk yang terlanda guncangan gempa bumi terletak pada Kawasan Rawan Bencana (KRB) gempa bumi menengah hingga tinggi. Kejadian gempa bumi ini tidak menimbulkan tsunami karena episentrum berada di darat.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat.

Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan. Jangan terpancing isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.

Bagi penduduk yang rumahnya mengalami kerusakan agar mengungsi ke tempat aman sesuai dengan arahan dari BPBD setempat.

Bangunan di sekitar Kota Jayapura harus dibangun menggunakan konstruksi bangunan tahan guncangan gempa bumi guna menghindari dari risiko kerusakan.

Selain itu juga harus dilengkapi dengan jalur dan tempat evakuasi.
Menyiapkan tas siaga bencana yang berisikan seperti pakaian, makanan & minuman, alat penerang, P3K/obat, dan lain-lain.

Wilayah Kota Jayapura tergolong rawan bencana gempa bumi dan tsunami, oleh karena itu agar meningkatkan upaya mitigasi bencana gempa bumi dan tsunami melalui mitigasi struktural dan mitigasi non struktural.

Kejadian gempa bumi ini diperkirakan tidak berpotensi mengakibatkan terjadinya bahaya ikutan (collateral hazard) seperti retakan tanah, gerakan tanah dan likuefaksi. (edj)

Editor: Erna Djedi