Pencuri Helm di Banjarmasin Beraksi di Tempat Umum Hingga Halaman Rumah, Ini Buktinya
WARTABANJAR.COM BANJARMASIN - Akhir-akhir ini aksi pencurian helm semakin marak terjadi di Banjarmasin, lokasi kejadian pun tersebar di beberapa titik, seperti di parkiran warung makan dan halaman rumah.
Dimaz seorang Mahasiswa menjadi salah satu korban aksi pencurian helm yang terjadi pada (2/12/2022) malam sekitar pukul 22.00 Wita.
Dimaz mengaku pada saat itu dirinya sedang makan di daerah Cemara.
"Waktu itu saya lagi makan di warung simpang empat cemara, saat mau pulang ternyata helm saya sudah enggak ada di atas motor," ujarnya kepada wartabanjar.com, Selasa (6/12/2022).
Baca juga: Ibu Pembuang Bayi di Sungai Desa Limamar Astambul Ternyata Masih di Bawah Umur
Dimaz mengatakan bahwa tidak ada kecurigaan apapun sebelum dirinya memasuki warung tersebut sebab kondisi lingkungan yang sedang ramai.
"Saya pikir di sana aman aja, walaupun pada saat itu tukang parkirnya sudah enggak ada," imbuhnya.
Menyadari bahwa helm nya telah hilang ia langsung menanyakan kepada orang-orang di sekitar tempat kejadian dan langsung menghubungi teman-teman terdekat untuk mengawasi daerah tersebut.
"Ada saksi mata yang melihat dua orang laki-laki memakai motor Beat hitam melaju dengan melawan arus dari arah depan warung itu," jelasnya.
Lebih jauh Dimaz menceritakan bahwa di daerah tersebut memang rawan kehilangan.
"Keterangan penjual di sana, daerah Cemara memang sering terjadi kehilangan helm," tambahnya.
Baca juga: Maroko Tumbangkan Spanyol dengan Skor Meyakinkan Lewat Adu Penalti
Akibat dari kejadian tersebut menyebabkan Dimaz mengalami kerugian materi sebesar Rp 450 ribu.
Ia pun menghimbau kepada seluruh pengendara agar lebih waspada dan jangan mudah percaya kepada lingkungan sekalipun ada tukang parkirnya.
"Pencurian bisa terjadi di mana aja, jadi jangan meninggalkan barang di tempat walaupun hanya sebentar," tutupnya.
Hal serupa juga menimpa Salwandyka seorang pelajar yang menjadi korban pencurian helm yang terjadi pada (5/12) sekitar pukul 05.30.
Kejadian bermula ketika Dyka menginap di rumah teman yang berlokasi di Komplek Akasia untuk menonton bola bersama.