"Saya ke rumah teman ada janji buat nobar bola, jadi helm saya tinggal di kendaraan," ungkapnya kepada wartabanjar.com Rabu (7/12).

Dyka mengaku terkejut saat ingin pulang helm sudah tidak ada di tempat, "Waktu itu memasuki sholat subuh saya mau pulang ke rumah, ternyata helm nya sudah enggak ada," sambungnya.

Dyka sempat tidak percaya bahwa helm nya hilang di halaman rumah temannya. Sebab, ini bukan kali pertama ia menginap di sini.

"Saya sudah sering menginap di sini, dan sejauh ini aman-aman aja makanya saya kaget waktu helm saya hilang," imbuhnya.

Namun, Dyka tidak menampik bahwa kejadian ini memang salahnya karena telah teledor.

"Saya kurang berhati-hati sehingga membuka peluang untuk maling mengambil helm saya," jelasnya.

Dyka menegaskan kedepannya akan lebih waspada lagi, dan ia juga mengingatkan kepada seluruh pengendara motor diluaran sana untuk jangan lengah dalam menaruh barang di mana pun. (ina)

Editor: Erna Djedi