WARTABANJAR.COM, MUARO JAMBI - Sungguh memprihatinkan peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Sungai Tebal, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, ini.

Dua pelajar SMP terlibat baku hantam yang berujung pada tewasnya salah satu dari mereka.

Yang membuat miris, dalam perkelahian itu, salah satu pelajar membawa pisau dan menusuk seterusnya hingga kemudian meregang nyawa.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi di SMPN 20 di Sungai Tebal.

Pelajar tewas diketahui berinisial IR (14), warga Desa Sungai Tebal, Merangin Jambi.

Sedangkan pelaku, R (14), kini diamankan di Polsek Lembah Masurai.

Kapolsek Lembah Masurai, Iptu Rezi, membenarkan satu pelajar meninggal setelah ditikam temannya sendiri di SMPN 20 Lembah Masurai.

Dia mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Rabu (3/8/2022) pagi.

"Ya, benar ada. Kejadian tersebut tepat Rabu pagi, 3 Agustus 2022, sekitar pukul 10.00 WIB," kata Rezi saat dikonfirmasi pada Rabu malam, 3 Agustus 2022, dilansir Viva.

Rezi menjelaskan kronologi kejadian, saat korban IR duduk saat jam istirahat bersama dengan temannya di lapangan sekolah.

Saat itu, korban tiba-tiba didatangi pelaku yang langsung mengajak duel berkelahi.

Baku hantam antar bocah tanggung itu sempat terjadi sebelum pelaku menghunuskan pisau.

"Pelaku langsung menikam korban dengan pisau tepat di arah ketiak sebelah kiri korban. Dan, setelah melakukan penikaman, pelaku langsung lari," tuturnya.

Lantaran korban mengalami luka parah, klinik desa menyarankan agar segera ditangani rumah sakit.

Namun, korban dalam perjalanan ke rumah sakit akhirnya tewas karena diduga kehabisan darah.

Kemudian, polisi yang mengetahui kejadian tersebut langsung memburu pelaku. Lalu, tepat sekitar pukul 14.00 WIB, pelaku berhasil ditangkap di lokasi yang tidak jauh dari Dusun Sungai Tebal, Kecamatan Lembah Masurai.

"Korban meninggal saat dibawa ke rumah sakit Abun Jani Bangko. Sedangkan pelaku sudah ditangkap yang saat ini sudah ditahan," katanya. (edj/viv)

Editor: Erna Djedi