Tips Hidup di Zaman Pandemi COVID-19 dengan Prokes dan Tetap Bisa Berinteraksi Sosial

Bersikap bijak, salah satunya adalah mempertimbangkan urgensi dan situasi juga menjadi penting.

“Yang bisa kita lakukan mengurangi, jadi belajar beradaptasi misalnya yang tadinya harus bertemu orang setiap hari sekarang jadi tidak usah. Beberapa orang sudah melakukan itu,” tuturnya.

Di sisi lain, sebenarnya Anda masih bisa memanfaatkan teknologi misalnya melakukan percakapan suara dan video melalui sejumlah platform seperti WhatsApp Call, Zoom, Google Meet dan lainnya.

Walau begitu, cara ini tidak bisa memberi semua orang kualitas yang sama seperti beinteraksi tatap muka, seperti yang diungkapkan Umi Fadhila (30).

Perempuan asal Purworejo Jawa Tengah itu mengatakan berkomunikasi via teknologi tak bisa menggantikan keintiman seperti saat bertemu langsung.

“Ada gairah buat ‘tampil’ saat mau ketemu teman secara langsung, tetapi Zoom atau vcall mau enggak mau jadi pilihan paling rasional buat komunikasi sekarang. Butuh lebih terbiasa lagi mungkin ya,” ungkapnya.

Berkaca dari hal ini, menurut Ika, ada berbagai aspek hal yang sebenarnya tak dapat tergantikan dengan teknologi, salah satunya membaca bahasa tubuh lawan bicara.

Bagi sebagian orang, bisa membaca bahasa tubuh lawan bicara membuatnya bisa merespon lebih baik.

Di sisi lain, interaksi tatap muka apalagi di sebuah tempat yang menyenangkan dapat mempengaruhi kondisi psikologis Anda.

Latar tempat berbeda misalnya dari semula di kantor, menjadi kafe favorit sembari bertemu teman bisa membuat perbedaan pada suasana hati Anda.

“Sedangkan kalau online enggak bisa. Misalkan kita di Zoom meeting sama bos, keselnya minta ampun. Ketemu teman di Zoom juga, di meja yang sama. Itu mempengaruhi ke kondisi psikologis kita,”kata Ika yang aktif sebagai associate di Yayasan Pulih dan berpraktik di RS Pluit Jakarta Utara serta Psycoach Integra Cikini itu.

Ika memahami sebagian orang berpendapat, perubahan itu menakutkan dan memilih berada di kondisi yang familiar dengannya.

Dalam menggunakan masker saja misalnya, tak serta merta bisa langsung diterima semua orang.