Para menteri APEC juga diperkirakan akan mendiskusikan dukungan terkait pengesampingan hak properti intelektual terhadap vaksin COVID-19, isu yang tengah dinegosiasikan di WTO. India dan Afrika Selatan memimpin dorongan pengesampingan itu.

O’Connor mengatakan terdapat sejumlah tantangan terkait produksi dan distribusi vaksin yang dapat diatasi guna memperbaiki pasokan di seluruh dunia, namun mendapatkan pengesampingan paten masih bisa menjadi kendala.

“Setelah melihat semua tantangan itu, juga hak properti intelektual adalah apa yang menahan upaya kita, saya rasa akan ada konsensus yang dicapai di WTO. DFan saya rasa sebagai ekonomi-ekonomi APEC, kami akan meminta agar hal tersebut dipertimbangkan dengan serius,” ujarnya. (ant)

Editor: Erna Djedi