WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Isu memborong saham beberapa kali diarahkan kepada pengusaha asal Kalsel, Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam.

Belum reda kabar hoaks tentang memborong saham Bank BCA, kini muncul isu baru yang juga tidak berdasar.

Yakni, tudingan bahwa Haji Isam akan memborong saham PT Berlian Laju Tanker Tbk dengan kode emiten BLTA.

Dalam isu yang diduga berawal dari postingan di Kompasiana.com, Jumat (25/9/2026) itu disebutkan Haji Isam sudah menyiapkan dana Rp10 miliar.

Bahkan, di postingan itu disertakan pula foto Haji Isam bersama Presiden Komisaris BLTA, Hadi Surya alias Wang Jingqi.

Disebutkan, akan ada pertemuan pimpinan kedua pihak pada 22 Oktober 2026 mendatang.

Saat dikonfirmasi, pengacara atau kuasa hukum Haji Isam, Junaidi Tirtanata membantah kabar tersebut. 

Ia menegaskan isu pembelian saham BLTA adalah hoaks.

"Informasi tentang Haji Isam akan memborong saham PT Berlian Laju Tanker, bahkan disebut sudah disiapkan dana Rp10 miliar, jelas hoaks. Tidak memiliki dasar hukum serta tidak berbasiskan data yang akurat," tegasnya, Minggu (27/9/2026).

Baca Juga:  Kuasa Hukum Jhonlin Group: Kabar H Isam Akuisisi BCA adalah Hoaks

Baca Juga:  Low Tuck Kwong dan Elaine Low Sepakat Lepas 10 Miliar Saham BYAN ke Haji Isam

Dikatakan Junaidi, selama tidak ada pernyataan resmi dari manajemen Jhonlin Group atau pihak-pihak yang berkepentingan termasuk otoritas bursa yang menyebut rencana bisnis tersebut, maka kabar tersebut tidak benar.

Soal dana Rp10 miliar untuk memborong saham BLTA?

"Sekali lagi kami sampaikan, informasi bahwa Haji Isam akan membeli saham BLTA adalah hoaks. Seperti halnya beberapa waktu lalu, Haji Isam dikabarkan bakal mengakuisisi BCA juga hoaks," ucap Junaidi.

Strategi "pom-pom saham"

Karena itu, ia berharap masyarakat lebih berhati-hati dan selektif menyerap berbagai informasi.

"Kami berharap masyarakat tidak mudah memercayai informasi yang beredar, melalui medsos maupun platform digital, apabila tidak disertai sumber resmi yang dapat diverifikasi," tegas Junaidi.