WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Dunia perdagangan tradisional di Banjarmasin memasuki babak baru. Perumda Pasar Banjarmasin resmi meluncurkan program digitalisasi pasar dengan membagikan 499 kartu uang elektronik kepada para pedagang, Senin (29/9/2025).
Langkah ini digadang-gadang akan mengubah wajah pengelolaan retribusi, dari cara konvensional menuju sistem cashless yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel.
Direktur Utama Perumda Pasar Banjarmasin, Muhammad Abdan Syakura, menegaskan bahwa sistem ini membuat data penarikan retribusi otomatis tercatat langsung ke pusat data Perumda.
“Dengan kartu uang elektronik, semuanya lebih efektif, cepat, dan aman,” ujarnya.

Selain untuk retribusi, kartu ini juga multifungsi. “Bisa dipakai untuk transaksi digital lain, misalnya e-parkir,” tambahnya.







