Langkah itu dilakukan, agar masyarakat dapat melihat langsung barang bukti narkotika yang berhasil diamankan, sekaligus menjadi sarana sosialisasi mengenai ancaman peredaran gelap narkoba.

"Saya minta dipindahkan ke ruang publik dengan harapan ada gaung, ada sosialisasi," kata Kapolda.

Dia  bahkan mengajak pengunjung Tarakan Mall melihat langsung barang bukti yang telah diamankan kepolisian.

"Bahwa bahaya narkoba ini bukan hanya isapan jempol, bukan hanya sekadar khayalan. Tapi nyata ada di sekeliling kita. Jika tidak percaya, monggo silakan disaksikan," kata Andi.(Wartabanjar.com)