"Waktu itu tiba-tiba ada angin, terus kita kehilangan kontrol," ungkap Gilang di RSUD Kuala Pembuang, Kamis.

Namun, ia tidak mengetahui secara utuh bagaimana helikopter jatuh karena kehilangan kesadaran dan baru tersadar saat proses evakuasi.

Prajurit Penerbad itu mengaku sempat  syok bahkan demam.

Meski demikian, kondisi Gilang kini berangsur membaik. Saat ditemui di rumah sakit, ia masih menggunakan kursi roda ketika hendak dibawa menuju ambulans untuk diberangkatkan bersama korban lainnya ke Banjarmasin guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

"Untuk kondisi kemarin sempat syok. Sempat syok, sempat demam. Alhamdulillah ini cuma paling pusing di kepala," tuturnya. (Wartabanjar.com)