​"Masyarakat bisa berperan aktif atau kalau tidak melalui kanal itu, bisa langsung mendatangi operator SIKS-NG di kelurahan, melalui pekerja-pekerja sosial kami, atau dari agen Perlinsos. Jadi masyarakat bisa melakukan sanggahan secara mandiri bahwa ternyata datanya tidak sesuai," ucapnya.

​Melalui sinergi data yang terintegrasi lewat Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) serta dukungan kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan komunitas, Dinsos Kalsel optimistis kualitas hidup masyarakat prasejahtera dan penyandang disabilitas di Kalsel dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan.

Selengkapnya lihat di video ini

(wartabanjar.com)