9 Dapur MBG di Tanah Laut Kembali Beroperasi Usai Rampungkan Administrasi BGN
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Sebanyak sembilan dari 13 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, resmi kembali beroperasi normal pada Rabu, 4 November 2026, setelah sebelumnya sempat menjalani sanksi penangguhan atau suspend dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Pengawas Makan Bergizi Gratis dari Kodim 1009/Tanah Laut, Pelda Martiman, mengonfirmasi perkembangan terbaru terkait status operasional fasilitas layanan gizi tersebut.
Pemulihan izin operasional ini diberikan setelah pengelola menyelesaikan kewajiban administratif yang sebelumnya menjadi kendala.
"SPPG yang Ops kembali beroperasi setelah mendapat Suspend dari BGN Rabu 4 Nov 2026: 1. SPPG Tanah Laut Batu Ampar Jilatan, 2. SPPG Tanah Laut Pelaihari Angsau, 3. SPPG Tanah Laut Pelaihari Angsau 2, 4. SPPG TANAH LAUT PANYIPATAN BATU MULYA, 5. SPPG Tanah Laut Bati-Bati Nusa Indah, 6. SPPG Tanah Laut Pelaihari Karang Taruna, 7. SPPG Tanah Laut Jorong Simpang Empat Sungai Baru, 8. SPPG Tanah Laut Kurau Maluka Baulin, 9. SPPG Tanah Laut Kintap Kintap," ujar Pelda Martiman melalui laporan resminya.
Baca Juga Cara dan Kronologi Eks Kapolri Jenderal Listyo Sigit Sadap Presiden, Politisi dan Jurnalis
Baca Juga Wali Kota Banjarbaru Benarkan Dua ASN Terlibat Kasus Narkoba, Seluruh Pegawai Tes Urine
Meskipun sembilan unit telah kembali beraktivitas, tercatat masih ada empat dapur yang belum dapat beroperasi karena menghadapi sejumlah kendala teknis dan administratif yang berbeda di lapangan.
Adapun fasilitas yang belum beroperasi meliputi SPPG Tanah Laut Pelaihari Sarang Halang dan SPPG Tanah Laut Bati-Bati Liang Anggang yang terkendala masalah akun bank, SPPG Tanah Laut Kintap Sungai Cuka yang masih mencari pengganti Ahli Gizi (AG) setelah pengunduran diri petugas sebelumnya, serta SPPG Tanah Laut Bati-bati Ujung akibat ketersediaan bahan baku yang belum siap.
Pelda Martiman menjelaskan lebih lanjut mengenai langkah penyelesaian terhadap kendala teknis tersebut, khususnya yang menyangkut proses keuangan.