"Yang terkendala pencairan Dana sudah diajukan dan sedang dalam proses di Bank Himbara pusat, dan untuk Dapur SPPG Sungai Cuka Kintap untuk AG masih mencari pengganti," tambahnya.

Kebijakan pembukaan kembali sebagian besar dapur pelayanan ini menjadi angin segar bagi kelanjutan distribusi program strategis pemerintah di daerah.

Dengan percepatan penyelesaian administrasi dan pemenuhan standar operasional, pihak pengawas optimistis sisa dapur yang belum aktif dapat segera menyusul beroperasi normal dalam waktu dekat demi kelancaran pasokan gizi bagi masyarakat di Kabupaten Tanah Laut. (Wartabanjar.com).