Seorang Ibu di Samarinda Selamatkan Dua Anak dari Kebakaran, Satu Putra Terjebak di Kamar
Saat musibah kebakaran terjadi, ayah korban diketahui tidak berada di rumah karena sedang bekerja di kawasan Muara Badak.
Sang ayah baru tiba di lokasi kejadian setelah peristiwa selesai dan korban sudah dirujuk ke rumah sakit.
Hayul menambahkan, sehari-hari ibu korban bertempat tinggal di bangsalan lantai bawah tersebut bersama ketiga anaknya.
"Kalau anak yang itu saya ndak pernah lihat, cuma dua yang sering saya lihat. Saya tidak tahu kesehariannya seperti apa," tutur Hayul.
Saat ini, jenazah Afan telah berada di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda untuk menjalani proses visum dan penanganan medis lebih lanjut oleh pihak rumah sakit dan kepolisian.
Polsek Sungai Pinang masih terus melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengusut penyebab pasti kebakaran maut tersebut.
Kapolsek Sungai Pinang, AKP Aksarudin Adam, membenarkan bahwa titik awal api berasal dari ruangan yang dihuni korban di lantai bawah.
"Sumber api itu berasal dari kamar yang di bawah yang mana kamar tersebut diisi oleh korban," kata AKP Aksarudin Adam. (Wartabanjar.com)