Sastrawan HST Borong Lima Gelar Juara Lomba Naskah Drama di Aruh Sastra Kalsel 2026
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Sastrawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menunjukkan dominasinya dalam lomba menulis naskah drama pada Aruh Sastra Kalimantan Selatan (ASKS) XXIII Tahun 2026 di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
Tak tanggung-tanggung, sastrawan HST berhasil menempati lima posisi juara sekaligus, yakni juara pertama, kedua, keempat, kelima, dan kesembilan.
Capaian tersebut menjadi salah satu prestasi menonjol kontingen HST dalam perhelatan sastra tingkat Kalimantan Selatan yang berlangsung pada 30 Oktober hingga 1 November 2026.
Baca juga: Kisah Nanang M Yus Seniman Banjarmasin yang Dapat Pengakuan Hingga Luar Negeri
Baca juga: Hadapi Musim Hujan, Pemko Banjarbaru Perkuat Mitigasi Banjir dan Pohon Tumbang
Aruh sastra yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan HSU tersebut dibuka di Gedung H Abdul Wahid, Amuntai.
Namun kegiatan lomba bertema “Membangkit Sastra di Negara Dipa” tersebut berlangsung sejak Juli 2026.
Di ASKS XXIII Tahun 2026, seniman HST, Masruswian, meraih juara pertama penulisan naskah
melalui naskah drama berjudul “Selama Masih Ada Tangan” yang meraih juara pertama.
Disusul Muhammad Ferian Sadikin dengan naskah “Kariau” sebagai juara kedua, Ahmad Faisyal melalui “Buntat” di posisi keempat, Noza Kurniawan dengan “Jagau Palimbangan” sebagai juara kelima, serta Naim melalui “Kalang Terakhir” yang meraih juara kesembilan.
Keberhasilan tersebut tidak hanya terjadi pada cabang naskah drama.
Sastrawan HST juga menorehkan prestasi dalam lomba manuskrip cerpen, kisah handap (kisdap), dan kritik sastra.
Pada lomba manuskrip cerpen, Muhammad Ferian Sadikin meraih juara kedua melalui karya “Yang Tak Diwarisi Algoritme”.
Sementara Masruswian menempati juara ketujuh dengan karya “Tanah Banua Diantara Dua Arus”.
Prestasi lainnya datang dari Muhammad Rahmad yang meraih juara keempat lomba kisdap melalui “Kulikar Tambaga”.
Adapun Laili Syahrina berhasil meraih juara pertama lomba kritik sastra melalui karya “Kuasa Mistisme dan Pewarisan”.
Pemimpin rombongan yang juga Wakil Ketua Dewan Kesenian HST, Masruswian, menyampaikan rasa syukur atas capaian para sastrawan daerah tersebut.