Sastrawan HST Borong Lima Gelar Juara Lomba Naskah Drama di Aruh Sastra Kalsel 2026
Menurutnya, deretan penghargaan yang diraih merupakan hasil dari ketekunan para penulis dalam menjalani proses kreatif.
“Capaian ini merupakan buah ketekunan para sastrawan dalam menjalani proses kreatif. Keberhasilan meraih lima penghargaan pada cabang naskah drama, disertai prestasi pada cabang lainnya, menjadi kebanggaan bagi Hulu Sungai Tengah sekaligus penyemangat untuk terus melahirkan karya yang berkualitas,” ujarnya.
Selain memborong penghargaan dalam sejumlah cabang lomba, HST juga mendapat pengakuan atas partisipasi para penyairnya.
Sebanyak 59 penyair dari HST mengirimkan karya untuk Antologi Puisi ASKS XXIII.
Jumlah tersebut mengantarkan HST meraih penghargaan sebagai daerah pengirim puisi terbanyak se-Kalimantan Selatan.
Masruswian menyebut dukungan Pemerintah Kabupaten HST turut menjadi bagian penting dalam keberlanjutan kegiatan sastra dan pengembangan kesenian daerah.
Ia berharap prestasi tersebut tidak berhenti sebagai pencapaian dalam satu perhelatan, tetapi menjadi dorongan untuk memperluas ruang berkarya, penerbitan, dan apresiasi bagi para penulis.
“Prestasi ini menjadi penyemangat untuk terus berkarya sekaligus membuka jalan bagi penulis muda. Kami ingin karya para sastrawan HST semakin luas dibaca dan memberi sumbangan bagi penguatan literasi serta pelestarian kebudayaan Banua,” pungkasnya.(wartabanjar.com)