WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel), berpotensi mengalami curah hujan 20 hingga 50 milimeter pada Dasarian I November 2026.

Prediksi tersebut berdasarkan peta prediksi curah hujan dan peluang curah hujan Dasarian I November 2026, yang dirilis BMKG Stasiun Klimatologi Kalimantan Selatan, dengan pembaruan data per 29 Oktober 2026.

Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui grup komunikasi BMKG pada Minggu (01/11/2026), peluang terjadinya curah hujan 20–50 milimeter di sebagian besar wilayah Kalsel mencapai 60 hingga 90 persen.

Selain itu, terdapat wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan 50–75 milimeter dengan peluang 30 hingga 60 persen.

Bahkan, curah hujan 75–100 milimeter juga berpeluang terjadi dengan persentase 20 hingga 40 persen.

Wilayah yang berpotensi mengalami curah hujan lebih tinggi tersebut meliputi sebagian besar Kabupaten Tabalong, serta sebagian kecil Kabupaten Hulu Sungai Utara, Tapin, Barito Kuala, Hulu Sungai Selatan, dan Banjar.

Dalam peta tersebut, BMKG juga memetakan sejumlah kategori curah hujan lainnya, yakni 0–10 milimeter, 10–20 milimeter, 100–150 milimeter, 150–200 milimeter, 200–300 milimeter, hingga lebih dari 300 milimeter.

Baca Juga: Hadapi Musim Hujan, Pemko Banjarbaru Perkuat Mitigasi Banjir dan Pohon Tumbang

Baca Juga: Terjepit Saat Bermain, Seorang Anak di Landasan Ulin Dievakuasi Damkar Banjarbaru

Peta peluang curah hujan juga menunjukkan tingkat kemungkinan terjadinya hujan berdasarkan persentase, mulai dari 0–10 persen hingga lebih dari 90 persen.

Informasi prakiraan ini menjadi perhatian bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan genangan dan banjir, untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi hujan selama awal November 2026.

Masyarakat juga diimbau terus memantau perkembangan informasi cuaca resmi BMKG, serta mengantisipasi kemungkinan dampak cuaca terhadap aktivitas sehari-hari. (Wartabanjar.com)