WARTABANJAR.COM, TANAH BUMBU- Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Darur Rahmah, Desa Sepunggur, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan berlangsung khidmat, Jumat (11/9/2026).

Momentum keagamaan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu, H. Hasanuddin.

Kehadirannya menjadi bagian dari silaturahmi sekaligus upaya memperkuat kebersamaan dengan masyarakat.

Peringatan Maulid diisi tausiyah dan penyampaian hikmah kelahiran Nabi Muhammad SAW oleh Habib Mustofa bin Zen Al-Idrus.

Dalam tausiyahnya, jamaah diajak menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam menjalani kehidupan.

Baca juga: Penumpang yang Belum Ditemukan Diperkirakan Terjebak di Dalam Bangkai Kapal Virgo

Baca juga: Gubernur Kalsel Bantu 108 Korban Selamat Kapal Virgo, Muhidin Keluarkan Uang Pribadi Rp540 Juta

Keteladanan tersebut tercermin melalui akhlak, kejujuran, kesabaran, amanah, kasih sayang, dan kepedulian terhadap sesama.

H. Hasanuddin mengaku bersyukur dapat hadir dalam peringatan Maulid Nabi yang digelar di Masjid Darur Rahmah tersebut.

“Alhamdulillah, penuh keberkahan dan kebahagiaan dapat hadir dalam acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan di Masjid Darur Rahmah, Desa Sepunggur,” ujar Hasanuddin.

Menurut dia, Maulid Nabi bukan sekadar agenda seremonial keagamaan.

Peringatan tersebut menjadi momentum untuk kembali mengingat perjuangan dan keteladanan Rasulullah SAW.

Karena itu, kecintaan kepada Rasulullah SAW dinilai tidak cukup hanya diwujudkan dengan menghadiri peringatan Maulid.

Kecintaan tersebut, lanjut Hasanuddin, perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap dan perilaku yang mencerminkan akhlak Rasulullah SAW.

“Semangat Maulid hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua agar tidak hanya memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga berusaha menghadirkan akhlak beliau dalam kehidupan nyata,” katanya.

Hasanuddin menilai nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW masih sangat relevan dalam kehidupan masyarakat saat ini.

Sikap saling menghormati, membantu sesama, menjaga persatuan, serta mempererat ukhuwah menjadi modal penting untuk menciptakan kehidupan sosial yang harmonis.

Terlebih di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang terus berkembang, nilai persaudaraan dan kepedulian dinilai perlu terus dipelihara.