Jembatan Bailey TNI Dibangun di Mantuil Banjarmasin, Akses Darurat Warga
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Jembatan Bailey milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) Banjarmasin sudah siap digunakan sebagai akses sementara warga sebelum jembatan permanen benar-benar dibangun Pemerintah Kota Banjarmasin, Rabu (2/9/2026).
Jembatan tersebut dibuat persis di lokasi ambruknya jembatan Saka Harang, dan kini membuat warga bernafas legah karena dapat melintas secara normal. Akses darurat yang selama kurang lebih tiga hari menghantui warga kini usai.
Namun, di balik hadirnya jembatan Bailey Mantuil itu, ada fakta menarik yang tak dapat disangkal, yakni keberadaan perahu motor kayu milik Arpani (49) persis di lokasi jembatan ambruk.
Sejak jembatan Saka Harang Mantuil roboh ke sungai pada Minggu (30/8/2026) lalu, perahu motor kayu milik Arpani selalu terparkir di lokasi akses darat yang terputus.
Baca Juga Kisah Sopir Pembuka Misteri Mayat Perempuan dalam Kardus, Sekilas Lihat Tangan Manusia
Baca Juga Diduga Sengaja Bakar Lahan, Empat Perusahaan di Kalsel Disegel Kementerian LH
Badan perahu dengan ukuran 8x4 meter itu membentang sesuai dengan lebar sungai.
Posisi parkir yang menghubungkan dua sisi pinggir sungai di lokasi ambruknya jembatan Saka Harang, membuat perahu kayu Arpani sangat strategis untuk dijadikan sebagai akses darurat bagi para pelintas.
Perahu motor kayu Arpani pun mendadak beralih peran dari transprotasi sungai pengangkut barang dan orang menjadi jembatan dadakan, agar akses darat tak sampai lumpuh total.
Kurang lebih tiga hari jembatan Bailey dirakit dan dipasang TNI Banjarmasin. Selama tiga hari itu pula perahu motor kayu Arpani siap sedia 24 jam melayani kepentingan masyarakat. Warga tampak melintas di badan perahu.
Mereka yang menggunakan jasa jembatan dadakan itu pun mengaku sangat terbantu dengan kehadiran kapal kayu motor teesebut.
"Syukur sekali ada perhu ini jadi bisa membantu buat nyebrang. Anak masih bisa tetap ke sekolah," kata Zainudin warga Rt 9 Rw 02 Kelurahan Mantuil, Rani (2/9/2026).