Usai SPBU Gambah HST Jadi Perhatian, Pemilik Truk dan Operator Bio Solar Beri Klarifikasi
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Aktivitas pengisian Bio Solar sebuah truk di SPBU Gambah, Hulu Sungai Tengah (HST), menjadi perhatian saat Dinas Perdagangan HST melakukan monitoring penyaluran BBM subsidi, Jumat (18/09/2026).
Dalam proses tersebut, terlihat sebuah jeriken berada di bawah truk.
Operator SPBU Gambah, Muhammad Aldi Firdaus, bersama sopir truk kemudian memberikan penjelasan mengenai keberadaan jeriken tersebut.
Sopir truk mengatakan, jeriken tersebut bukan digunakan untuk menampung Bio Solar. Wadah tersebut dalam kondisi kosong dan berisi air, yang rencananya akan diikat di bagian belakang kabin truk.
“Untuk jeriken yang ada di video tersebut, hanya jeriken kosong berisi air yang ingin saya ikat di belakang kabin, bukan untuk pengisian BBM,” jelas pemilik truk kepada awak media, Selasa (22/09/2026).
Sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan HST Irfan Sunarko mengatakan, berdasarkan laporan tim di lapangan, aktivitas tersebut menjadi perhatian tim monitoring karena proses pengisian disebut tidak dilakukan oleh petugas SPBU.
Petugas juga menemukan jeriken di bawah kendaraan, serta melihat posisi nozzle pengisian berada pada bagian tangki yang cukup jauh dari posisi pengisian normal.
Baca Juga: Bantuan Pangan HST Disalurkan, 36.215 Penerima Dapat 30 Kg Beras
Baca Juga: Tebing Batu Sawar Nateh HST Punya Dua Jalur Panjat Baru, Ada yang Setinggi 90 Meter
“Di SPBU Gambah hari Jumat ditemukan mobil truk melakukan pengisian Bio Solar, tetapi tidak dilakukan oleh petugas SPBU dan petugasnya malah pergi. Ditemukan juga adanya jeriken di bawah mobil, juga nozzle pengisian posisinya pada tangki mobil yang jauh. Hal ini menimbulkan kecurigaan. Ketika petugas mau menanyakan, si sopir keburu jalan,” kata Irfan, Minggu (20/09/2026).
Monitoring penyaluran BBM subsidi tersebut dilakukan selama dua hari, Jumat dan Sabtu (18–19/09/2026), di sejumlah SPBU di HST. (wartabanjar.com)