Bantuan Pangan HST Disalurkan, 36.215 Penerima Dapat 30 Kg Beras
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Program Bantuan Pangan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan kembali disalurkan dengan alokasi tiga bulan sekaligus.
Total ada 36.215 keluarga penerima manfaat yang mendapatkan beras untuk periode Juli, Agustus dan September 2026.
Kepala Bulog Cabang HST Riza Wahyudi mengatakan, setiap keluarga penerima manfaat mendapat alokasi 10 kilogram beras setiap bulan.
Karena penyaluran dilakukan secara dirapel, beras yang diterima masyarakat dalam satu kali pembagian mencapai 30 kilogram.
“Alokasi setiap penerima 10 kilogram per bulan. Karena sekarang dirapel tiga bulan, maka yang diterima sebanyak 30 kilogram,” ujar Riza, Selasa (22/9/2026).
Riza menjelaskan, beras untuk program tersebut terlebih dahulu digeser dari gudang Bulog menuju kantor kelurahan dan desa yang menjadi titik distribusi.
Baca Juga Jadwal Pemadaman Listrik Bergilir di Kota Banjarmasin Hari ini, Sampai Jam 11 Malam
Baca Juga Sang Istri Diduga di Balik Misteri Jenazah Berseragam Khaki ASN
Setelah sampai di titik pembagian, bantuan kemudian diserahkan kepada masyarakat berdasarkan data penerima yang telah ditetapkan.
“Berasnya sudah kita geser dari gudang ke kelurahan dan desa masing-masing,” katanya.
Menurut Riza, pola penyaluran dengan alokasi tiga bulan sekaligus membuat setiap penerima langsung memperoleh 30 kilogram beras dalam satu periode pembagian.
“Jadi untuk alokasi Juli, Agustus dan September, penerima mendapatkan 30 kilogram sekaligus,” ujarnya.
Bantuan Pangan tersebut menyasar masyarakat yang telah masuk dalam data penerima pemerintah dan tersebar di seluruh kecamatan di HST.
Program ini merupakan kelanjutan dari bantuan beras pemerintah yang sebelumnya menggunakan beberapa nomenklatur, mulai dari Raskin, Beras Sejahtera hingga Bantuan Sosial Beras. Kini program tersebut disalurkan dengan nama Bantuan Pangan.
Setelah alokasi Juli-September selesai, masih terdapat satu kali penyaluran lagi yang juga direncanakan menggunakan pola tiga bulan sekaligus.
Riza mengatakan, penyaluran berikutnya direncanakan pada November atau Desember 2026.
“Untuk penyaluran berikutnya rencananya pada November atau Desember,” pungkasnya. (wartabanjar.com)