WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Pengurus baru Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) Kabupaten Banjar periode 2026–2030 langsung menatap pembenahan pembinaan atlet dan kebutuhan fasilitas untuk mendorong prestasi tenis daerah.

Ahmad Fauzan Asniah yang dipercaya memimpin PELTI Banjar secara aklamasi menyebut dukungan sarana dan prasarana menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan atlet.

Ia bersama 26 pengurus lainnya resmi dilantik Wakil Ketua Umum Pengprov PELTI Kalimantan Selatan Badarudin di Lapangan Tenis Albasia Martapura, Kabupaten Banjar  Kalimantan Selatan, Jumat (21/8/2026).

Ahmad Fauzan mengatakan, kepengurusan baru menjadi awal untuk membenahi pembinaan tenis sekaligus mengejar peningkatan prestasi atlet Kabupaten Banjar.

“Ini menjadi tonggak awal baru bagi kami untuk meningkatkan pembinaan dan prestasi atlet tenis Kabupaten Banjar,” ujarnya.

Menurutnya, target tersebut tidak bisa dibebankan kepada pengurus saja. Dukungan pemerintah dan pihak swasta juga diperlukan untuk menopang pembinaan.

“Tentunya untuk meraih prestasi dibutuhkan dukungan dan kolaborasi dari semua pihak, baik pemerintah maupun swasta,” ungkapnya.

Salah satu dukungan yang diharapkan adalah fasilitas latihan yang memadai. PELTI Banjar berharap dukungan fasilitas lapangan dan sarana lainnya dapat membantu atlet menjalani pembinaan secara lebih optimal.

“Kami berharap nantinya ada dukungan berupa fasilitas lapangan dan sarana lainnya untuk pengembangan serta peningkatan prestasi olahraga tenis,” tuturnya.

Di sisi pembinaan, Ahmad Fauzan menyebut peningkatan kualitas latihan akan dilakukan tidak hanya untuk pemain, tetapi juga pelatih dan unsur pendukung lainnya.

“Kami akan berupaya meningkatkan prestasi melalui peningkatan kuantitas dan kualitas latihan, baik pemain, pelatih maupun unsur pendukung lainnya,” katanya.

Mewakili Wakil Bupati Banjar, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar Irwan Jaya berharap kepengurusan baru membawa perkembangan positif bagi tenis daerah, termasuk memperluas minat masyarakat terhadap olahraga tersebut.

“Saya berharap ke depan dapat meningkatkan prestasi olahraga tenis sekaligus semakin aktif menyosialisasikan olahraga tenis kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap, pembinaan yang dilakukan secara konsisten dibutuhkan untuk menemukan bibit atlet potensial sejak usia muda.