WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Kepolisian Resor (Polres) Tanah Laut menekankan pentingnya internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam tindakan nyata dan pelayanan publik harian, ketimbang sekadar perayaan rutin di Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kamis (01/10/2026).

Penegakan ideologi negara ini dinilai mendesak untuk membentuk karakter personel Polri yang humanis, adil, serta mampu memberikan perlindungan objektif, di tengah keberagaman masyarakat dan dinamika tantangan keamanan tertib masyarakat (Kamtibmas).

Kepala Kepolisian Resor Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, menegaskan penerapan Pancasila harus memandu setiap keputusan petugas lapangan. 

Ia menolak anggapan, bahwa peringatan ideologi ini berhenti pada ranah formalitas belaka.

"Pancasila harus menjadi pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas. Mari kita terus menjaga persatuan, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan," ujar Kapolres.

Prinsip gotong royong dan penghormatan terhadap hak-hak warga, menjadi tolok ukur utama profesionalisme aparatur keamanan di wilayah Tanah Laut. 

Keadilan layanan tanpa diskriminasi dipandang, sebagai kunci utama pembentukan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Baca Juga: Perjuangan Tim Gabungan Padamkan Karhutla dan Kebakaran Rumah di Tanah Laut Hingga Dinihari

Baca Juga: Pelaksanaan Perubahan APBD Tala 2026 Dibayangi Ancaman Musim Hujan, Bupati Minta SKPD Tancap Gas

Sinergi antara aparat kepolisian, instansi terkait, dan elemen warga juga diperkuat untuk memelihara kondusivitas wilayah. 

Integritas dan semangat pengabdian personel terus diuji, melalui dinamika sosial yang kian kompleks.

Melalui pendekatan berorientasi pelayanan masyarakat ini, Polres Tanah Laut berkomitmen menghadirkan rasa aman, memperkuat kebersamaan, serta menempatkan kepentingan publik di atas agenda lainnya. (Wartabanjar.com)