WARTABANJAR.COM, TANJUNG - Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) Ke-14 Tingkat Kabupaten Tabalong Tahun 2026 dibuka Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani di Halaman Pendopo Bersinar, Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Rabu (19/8/2026).

Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Tabalong sekaligus Ketua Panitia FASI XIV, H. Padhli, mengatakan kegiatan tersebut diikuti 422 peserta.

Para peserta mengikuti 10 cabang lomba yang diperuntukkan bagi santri Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (TK Al-Qur’an), Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), dan Ta’limul Qur’an lil Aulad (TQA).

Pelaksanaan lomba digelar di sejumlah masjid, langgar, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tabalong, serta Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Tabalong.

Baca juga: Polres Tabalong Gelar Sholat Istisqa, Ikhtiar Bersama Hadapi Kekeringan

Baca juga: Puluhan Pencinta Alam Ikuti Pendakian Nasional Merah Putih ke Gunung Sarampakang Tabalong

Beberapa cabang lomba dilaksanakan secara daring. 

Hal ini dilakukan untuk mempermudah pelaksanaan sekaligus mengakomodasi jumlah peserta yang cukup banyak.

FASI XIV dijadwalkan berlangsung selama dua hari. 

Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan sekaligus pengembangan potensi santri di bidang Al-Qur’an dan keagamaan.

Selain menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, FASI bertujuan mempererat ukhuwah Islamiyah serta membentuk generasi Qur’ani yang berprestasi, percaya diri, dan berakhlak mulia.

Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani mengatakan pelaksanaan FASI sejalan dengan visi dan misi Kabupaten Tabalong, khususnya dalam mewujudkan daerah yang religius.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tabalong, kami menyampaikan terima kasih. Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak kita semakin banyak yang mendalami dan mempelajari agama serta Al-Qur’an. Tentu kita sangat bersyukur,” ujarnya.

Menurut dia, pendidikan agama dan pembentukan karakter perlu ditanamkan sejak dini. Pemkab Tabalong juga mendorong penerapan program Pendidikan Karakter (PEKA) di sekolah dan madrasah.