Puluhan Pencinta Alam Ikuti Pendakian Nasional Merah Putih ke Gunung Sarampakang Tabalong
WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Puluhan pencinta alam dari sejumlah daerah mengikuti Pendakian Nasional Merah Putih (PNMP) 2026 ke Gunung Sarampakang, Desa Purui, Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.
Kegiatan yang digelar Pecinta Alam Poros Utara Banua Kalimantan Selatan (Palapubaks) pada 15-19 Agustus 2026 tersebut, menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Para peserta dilepas langsung oleh Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, dari Rumah Jabatan Bupati Tabalong.
Mereka kemudian memulai perjalanan menuju puncak Gunung Sarampakang yang memiliki ketinggian sekitar 1.271 meter di atas permukaan laut (mdpl).
H Fani, sapaan akrab Bupati Tabalong, mengapresiasi pelaksanaan pendakian nasional tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana memperingati kemerdekaan, tetapi juga dapat menjadi media untuk memperkenalkan potensi alam Tabalong kepada masyarakat luas.
“Pendakian mengajarkan kita untuk menghargai alam. Ketika berada di alam terbuka kita belajar bahwa lingkungan harus dijaga dan tidak boleh diperlakukan sembarangan,” ujar H Fani.
Baca Juga: BNNK dan PABPDESI Tabalong Perkuat Sinergi Wujudkan Desa Bersih Narkoba
Baca Juga: AMDK Sarabakawa Tabalong Buka Kemitraan, Pasar Pemerintah Jadi Sasaran Awal
Ia berpesan kepada seluruh peserta, agar menjaga kebersihan dan kelestarian alam selama mengikuti pendakian.
“Jangan meninggalkan sampah, jangan merusak alam, dan ikuti seluruh aturan dan arahan panitia,"ucapnya.
Ketua Pelaksana PNMP 2026, Samsul Arifin, mengatakan kegiatan tersebut diikuti sekitar 60 peserta dari berbagai daerah.
Selain berasal dari Kalimantan Selatan, peserta juga datang dari Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.
Untuk mencapai kawasan puncak, peserta akan menempuh rute dari Desa Purui dengan jarak perjalanan sekitar 44 kilometer.
“Untuk naik ke puncak Gunung Sarampakang para peserta akan menempuh perjalanan sepanjang 44 kilometer dari rute Desa Purui, dengan waktu pendakian kurang lebih delapan jam,” kata Samsul.
Setibanya di kawasan puncak, peserta akan melaksanakan pengibaran bendera Merah Putih sebagai bagian utama dari kegiatan Pendakian Nasional Merah Putih.