Cara Mengecek via HP, Anda Masuk Desil 9-10? Akan Ada Pembatasan Pemhelian Pertalite
WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Pemerintah berwacana membatasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite.
Masyarakat yang masuk golongan Desil 9 dan 10 dan kelompok ekonomi atas akan terkena pembatasan.
Wacana tersebut saat ini sedang dalam pembahasan, jadi belum diberlakukan.
Adalah pertemuan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia di Jakarta, Selasa (11/8/2026) yang memunculkan wacana tersebut.
“Jadi tadi kita bahas kemungkinan implementasi pembatasan subsidi Pertalite untuk yang tingkat atas, mungkin yang desil 9-10. Supaya nanti, bukan sekarang ya, beberapa bulan kemudian kita bisa kurangi secara bertahap,” kata Purbaya.
Secara sederhana, desil 9 dan 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan tertinggi.
Sementara Bahlil menyebut kendaraan tertentu, termasuk kendaraan mewah, dapat menjadi bagian dari pertimbangan dalam menentukan akses terhadap BBM subsidi.
Artinya, sampai saat ini belum ada daftar resmi mengenai individu, keluarga, atau jenis kendaraan tertentu yang dipastikan tidak boleh membeli Pertalite berdasarkan rencana tersebut.
Bagaimana cara mengetahui desil via HP?
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui kelompok desil yang tercatat dalam data pemerintah, pengecekan dapat dilakukan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau nomor KTP (kartu tanda penduduk).
Baca Juga: Polisi Tahan Dua Orang, MC Tantangan Lafalkan Surah Al Quran Berhadiah Miras Minta Maaf
Baca Juga: Akhirnya Makam Sutrimo Dibongkar, Ada Apa dengan Jenazah Karumga Eks Jampidsus Febrie Adriansyah?
Pengecekan dapat dilakukan melalui aplikasi maupun layanan pencarian Cek Bansos di cekbansos.kemensos.go.id.
CARA MENGECEK:
Masukkan NIK 16 digit sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Masukkan huruf kode yang tampil pada layar.
Refresh/reload kode jika tulisan tidak terbaca.
Klik Cari Data.
Hasil pencarian dapat memuat nama, kelompok desil, serta status bantuan sosial yang tercatat dalam data.
Pembagian Desil
Kemensos membagi keluarga di Indonesia ke dalam 10 desil.
Setiap desil mencakup 10 persen keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan.
Desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan 10 persen terbawah.
Desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan 10 persen tertinggi.