Lawan Kendal Tornado FC, Pelatih Barito Putera Hendri Susilo Fokus Perbaiki Pertahanan
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN -- PS Barito Putera akan menjalani laga tandang melawan Kendal Tornado FC pada Sabtu (26/9/2026).
Laga Kendal Tornado FC vs Barito Putera akan digelar di Stadion Sriwedari, Solo.
Pelatih PS Barito Putera, Hendri Susilo, memberikan perhatian khusus terhadap aspek transisi bertahan setelah timnya menjalani dua pertandingan awal Pegadaian Championship 2026/27.
Dari dua laga tersebut, Barito Putera meraih satu kemenangan dan menelan satu kekalahan.
Laskar Antasari mengawali kompetisi dengan kemenangan 3-2 atas Persipura Jayapura di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Sabtu (12/9).
Namun, hasil positif tersebut tidak berlanjut pada pertandingan pekan kedua.
Baca Juga Kalah dari Barito Putera dan Seri Lawan Tornado, Pelatih Persipura Andri Ramawi Dipecat
Baca Juga Tampil Apik Lawan Barito Putera, Sulthon Fajar Dinobatkan Player Of The Week
Barito Putera harus mengakui keunggulan Deltras FC dengan skor 3-2 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu (20/9).
Dari dua pertandingan tersebut, Barito Putera telah mencetak lima gol.
Namun, jumlah kebobolan yang juga mencapai lima gol menjadi perhatian bagi tim pelatih.
Hendri Susilo menilai persoalan pertahanan menjadi salah satu aspek yang perlu segera dibenahi sebelum tim melanjutkan perjuangan di kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia tersebut.
Menurutnya, masalah pertahanan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemain belakang.
Dalam sepak bola modern, pertahanan harus dilakukan secara kolektif dan dimulai sejak lini depan.
"Dari hasil analisis dua pertandingan awal, yang paling dominan masalah pertahanan. Masalah pertahanan itu bukan hanya di belakang saja, karena sepak bola itu compact. Memulai pertahanan itu dari depan," kata Hendri Susilo selepas pimpin latihan, Rabu (23/9).
Pelatih Barito Putera tersebut akan memanfaatkan waktu yang ada untuk memperbaiki organisasi permainan, terutama ketika tim kehilangan bola dan harus segera beralih ke fase bertahan.
"Jadi, pada sisa waktu ini kami fokus ke transisi bertahan," tegasnya.