WARTABANJAR.COM - Meski mendapatkan tambahan tiga angka hingga mengoleksi 100 poin, posisi pembalap Indonesia Veda Ega Pratama disalip pesaing dari Malaysia, Hakim Danish.

Di Klasemen Moto3 2026, peringkat Veda Ega melorot satu tingkat dari posisi tujuh ke delapan.

Ia bertukar posisi dengan Hakim Danish yang kini menduduki posisi ketujuh dengan 101 poin, atau berjarak hanya satu angka di atas Veda Ega.

Kondisi ini tidak terlepas dari posisi finish Veda Ega dan Hakim Danish di Moto3 Austria 2026, pekan lalu.

Saat itu Veda Ega harus finish di posisi ke-13, padahal sempat berada di posisi 4 besar.

Namun, ia dianggap terlibat dalam kejadian crash atau terjatuhnya David Munoz sehingga mendapat sanksi double long lap penalty.

Baca Juga: Menyingkap Drama Veda Ega Jelang Finish Moto3 Austria, Petaka di Posisi 4 Besar

Baca Juga: Akhirnya Veda Ega Tembus 100 Poin, Finish Posisi 13 di Moto3 Austria 2026

Sementara Hakim Danish mampu finish di posisi kesembilan, sehingga mendapat tambahan 7 poin.

Dari semula 94 melonjak menjadi 101 poin sekaligus mengudeta Veda Ega.

Keberhasilan Hakim Danish, juga tidak terlepas dari hasil buruk Veda Ega di seri Aragon dan San Marino.

Di kedua seri itu, ia gagal meraih poin karena finish di posisi 15 besar ke atas.

Apa komentar Hakim Danish terhadap keberhasilannya menyalip Veda Ega?

"Saya mengawali balapan dengan baik dan berusaha memacu motor hingga batas maksimal, sehingga berhasil memperbaiki posisi," ucap Hakim dikutip dari Berita Harian, Kamis (24/9/2026).

"Namun, saya sempat mengalami kesulitan di pertengahan balapan; saya memacu motor terlalu keras yang berujung pada kesalahan sehingga posisi saya sempat melorot," lanjut pembalap berusia 18 tahun ini.

Hakim Danish pun dengan bangga mengatakan memiliki feeling bagus sebagai pembalap.

"Menjelang akhir balapan, saya berjuang untuk bangkit kembali dan memacu kecepatan guna menyalip beberapa pembalap di depan saya. Sinergi saya dengan motor juga semakin membaik," katanya.